Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Function



Dalam bahasa pemrograman c++ terdapat istilah yang sering disebut dengan function. Ini biasa juga disebut dengan fungsi yaitu satu blok yang melalukan tugas tertentu ketika dipanggil dari bagian lain dalam sebuah program. Nah function ini biasanya berisi sejumlah pernyataan yang dikemas dengan sebuah nama tentunya memberikan nama jangan bersifat ambigu sehingga membingungkan. Di nama tersebut dapat dipanggil berkali-kali dibeberapa tempat dalam sebuah program.

Di dalam function terdapat beberapa sifat yang baik, yaitu : 

  • Self contained tinggi : digunakan untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.
  • Fan-out rendah : semakin spesifik dari fungsi suatu modul maka akan semakin rendah nilai fan-out
  • Fan-in tinggi : semakin sering suatu fungsi dipanggil /  diambil maka semaki tinggi nilai fan-in.
Rumus dasar function : 
tipe_fungsi nama_fungsi(parameter fungsi)
	deklarasi parameter
	{
		tubuh function
	}

Didalam function ada beberapa tipe fungsi yang untuk menentukan tipe keluaran fungsi, diantaranya :
  • Return Value
Disebut juga dengan nilai tanpa nilai balik, yang artinya digunakan untuk melakukan proses - proses yang tidak menghasilkan nilai. Seperti melakukan looping atau yang lainnya.

Fungsi return value ini semacam tipe kembaliannya akan di isi dengan nilai void.

Rumus dasar return value : 
void_nama_fungsi(parameter1, parameter2,...)
	{
		statemen_eksekusi;
	}

Contoh : 
#include <iostream>
#include <conio.h>

using namespace std; 
void tulis(void)
{
	int a;
	for (a=0;a<10;a++){
		cout<<"Belajar function"<<endl;
	}
}
main(void)
{
	tulis();
	getch();
}

Hasilnya : 

  • Nilai Balik
Fungsi ini digunakan untuk melakukan sebuah proses yang berhubungan dengan nilai, cara untuk pendefinisiannya adalah dengan menuliskan tipe data dari nilai yang akan dikembalikan didepan nama fungsi.

Rumus dasar : 
tipe_data nama_fungsi(parameter1, parameter2, ...)
{
	statemen_eksekusi;
	...
	return nilai_balik;
}

Contoh : 
#include <iostream>
#include <conio.h>

using namespace std;

luas_persegi(int sisi)
{
	int l;
	l = sisi*sisi;
	return l;
}
main()
{
	int sisi, Luas;
	cout<<"Masukkan sisi : ";
	cin>>sisi;
	Luas=luas_persegi(sisi);
	cout<<"Luas persegi = sisi x sisi =  "<<Luas;
	
	getch();
}

Hasilnya : 

  • Parameter
Parameter ini berfungsi untuk menampung nilai yang akan dikirimkan ke dalam sebuah fungsi. Parameter terbagi menjadi 2, yaitu : 
- Parameter formal atau sebuah variabel yang ada pada daftar parameter dalam definisi fungsi.
- Parameter aktual atau parameter ( tidak selamanya menyatakan variabel ) yang dipakai dalam pemanggilan fungsi.

Contoh : 
#include <iostream>
#include <conio.h>

using namespace std;

int KaliDua(int a){
	
	a = a * 2;
	return a;
}
main(){
	
	int bilangan;
	cout<<"Masukkan bilangan :";
	cin>>bilangan;
	
	cout<<"Hasil Perkalian = "<<KaliDua(bilangan);
	getch();
}

Hasilnya : 


Keuntungan menggunakan function secara umum yaitu:
- Modifikasi program dapat dilakukan pada suatu modul modul tertentu saja tanpa mengganggu seluruh program.
- Membuat kemudahan dalam dokumentasi.
- Program dasar dapat dipisah menjadi beberapa program kecil.
- Dalam menyelesaikan kesalahan /  error lebih mudah, karena alur logika yang jelas.
- Kesalahan / error dapat dipindahkan ke dalam suatu modul tertentu saja. 

Malas Ngoprek Creative
Malas Ngoprek Creative Hai Sobat sukses, Kami dari Alumni SMK Daarul Uluum Jakarta. Kami akan berbagi ilmu kepada kalian ilmu yang akan bermanfaat bagi masa depan Kalian.

Posting Komentar untuk "Function "

Berlangganan via Email